Langsung ke konten utama

Arkademy IoT Challenge Vol. 3

Mengenal ADC dan DAC

Pengertian ADC (Analog to Digital Conventer)
ADC (Analog To Digital Converter) adalah perangkat elektronika yang berfungsi untuk mengubah sinyal analog (sinyal kontinyu) menjadi sinyal digital. Perangkat ADC (Analog To Digital Convertion) dapat berbentuk suatu modul atau rangkaian elektronika maupun suatu chip IC. ADC (Analog To Digital Converter) berfungsi untuk menjembatani pemrosesan sinyal analog oleh sistem digital. Umumnya ADC digunakan sebagai perantara antara sensor yang kebanyakan analog dengan sistem komputer seperti sensor suhu, cahaya, tekanan/berat, gas, aliran dan sebagainya kemudian diukur dengan menggunakan sistem digital (komputer).

Pengertian DAC (Digital to Analog Conventer)
DAC (Digital to Analog Convertion) adalah perangkat elektronika yang berfungsi untuk mengubah suatu isyarat digital (kode-kode biner) menjadi isyarat analog (tegangan analog) sesuai harga dari isyarat digital tersebut. DAC (digital to Analog Convertion) dapat dibangun menggunakan penguat penjumlah inverting dari sebuah operasional amplifier (Op-Amp) yang diberikan sinyal input berupa data logika digital (0 dan 1). Kenapa perlu DAC untuk repot-repot convert Digital ke Analog? Karena telinga manusia tidak bisa mendengar sinyal digital. Telinga manusia hanya bisa mendengar sinyal analog, artinya memang ada gelombang suara yang masuk ke dalam telinga dan menggetarkan saraf-saraf yang ada di dalam telinga yang kemudian diteruskan ke dalam otak yang diterjemahkan oleh otak sebagai suara atau musik.


Contoh sensor elektronika yang menggunakan ADC adalah sensor gas dan berat/tekanan. Lalu saya memiliki inovasi untuk membuat perangkat yang dapat mendeteksi apakah ada makanan yang busuk di dalam kulkas? Ataupun ada barang yang akan habis di dalamnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arkademy IoT Challenge Vol.1

Komponen yang digunakan : - Baterai 9V - Resistor - Lampu LED Sambungkan lampu LED dengan baterai sesuai dengan arusnya(+)(-). Lalu gunakan resistor supaya tegangan yang didapat lebih rendah. Karena jika terlalu besar, lampu akan meledak.

Pengertian LED (Light Emitting Diode) dan Cara Kerjanya

LED (Light Emitting Diode) adalah komponen elektronika yang dapat memancarkan cahaya monokromatik ketika diberikan tegangan maju. LED merupakan keluarga Dioda yang terbuat dari bahan semikonduktor. Warna-warna Cahaya yang dipancarkan oleh LED tergantung pada jenis bahan semikonduktor yang dipergunakannya. LED juga dapat memancarkan sinar inframerah yang tidak tampak oleh mata seperti yang sering kita jumpai pada Remote Control TV ataupun Remote Control perangkat elektronik lainnya.  Bentuk LED mirip dengan sebuah bohlam (bola lampu) yang kecil dan dapat dipasangkan dengan mudah ke dalam berbagai perangkat elektronika. Berbeda dengan Lampu Pijar, LED tidak memerlukan pembakaran filamen sehingga tidak menimbulkan panas dalam menghasilkan cahaya. Oleh karena itu, saat ini LED (Light Emitting Diode) yang bentuknya kecil telah banyak digunakan sebagai lampu penerang dalam LCD TV yang mengganti lampu tube.  Simbol dan Bentuk LED (Light Emitting Diode)  ...